tegursapanews.com - Ulama yang pejuang: Nama KH. Abdullah bin Nuh sendiri tidak dapat dipisahkan dari Nama al-Ghazali.
Kyai, Cendekiawan, Sastrawan, dan sejarawan ini bukan hanya di kenal sebagai penerjemah buku-buku al-Ghazali, tetapi juga mendirikan sebuah Islam ternama "Majlis al-Ghajali" Yang berlokasi di kota Bogor.
KH. Abdullah bin Nuh terkenal dengan pemikirannya yang mendalam tentang al-Ghazali.
Pertama, ia mengajar rutin kitab Ihya'Ulumuddin dalam pengajian monggo yang dihadiri banyak ustadz-ustadz di Bogor, Sukabumi, Cianjur dan sekitarnya.
Kedua, Sejak kecil ia mendapat pelajaran dari ayahnya Muhammad Nuh bin Idris, kitab-kitan Imam Al-Ghazali, di antaranya ihya' Ulumiddin.
Ketiga, ia menamakan pesantrennya dengan nama pesantren al-Ghazali.
Dalam kontek pergerakan kebangsaan KH. Abdullah bin Nuh juga tidak lepas dari perjuangan tersebut.
Pada masa mukanya, ia juga gigih dalam memperjuangkan kemerdekaan tanah air dari penjajah Belanda.
Ia perna menjadi Anggota Pembela Tanah Air (PETA) pada tahun 1943-1945, wilayah Cianjur, Sukabumi, dan Bogor.
Bersambung.....
Kedinding Lor Surabaya, Selasa - 26 - November - 2024
Abdul Chalim CEO tegursapanews.com Sponsorship universal Institute of Professional Management (UIPM) E C O S O CU I P MFor further information call: 0818 536 867