Larangan Memakai Nama Asing
tegursapanews.com - Nama Asing: Sedangkan nama-nama atau marga asli mencerminkan asal-usul nama, keluarga, atau Suku. Zhu kemudian mengeluarkan kebijakan bahwa siapapun boleh mengubah dan kembali ke nama etnis asli.
Untuk memperoleh nama-nama Cina, kaum Muslim Hui bisa menyematkannya pada namanya sendiri atau melalui anugrah dari Kaisar.
Penganugrahan di berikan kepada pejabat publik atau orang yang berprestasi dalam bidang atau pekerjaan tertentu.
Seorang penyelia polisi rahasia Kekaisaran, Sayyid Husain, misalnya, adalah orang muslim dari Asia Tengah yang dianugrahi "Zhu" Oleh Kaisar Wuzong.
Kaisar Yongle menganugrahi Laksamana Ma He dengan nama Cina "Zheng", sehingga menjadi "Zheng He" (ejaan umum Indonesianya Cheng Ho), berkat jasanya membantu menyelamatkan Kaisar Zu di saat perang di Zheng Cun Ba.
Komunitas Hui juga bebas memakai nama Cina Han. Di antaranya mereka memilih nama seperti: Cheng, Wang, Li, dan Ma.
Umumnya mereka mengamilasi nama etnis mereka dengan nama Han, seperti Abu dengan nama "Pu" (misalnya Pu Shougeng), Syamsuddin dan Alauddin dengan "Ding", dan " muhammad dengan "Ma".
Bersambung.....
Kedinding Lor Surabaya, Senen - 25 - November - 2025
Abdul Chalim CEO tegursapanews.com Sponsorship universal Institute of Professional Management (UIPM)
E C O S O C
U I P M