Notification

×

Iklan

Iklan

73 (Tuju Puluh Tiga) Gerakan Keagamaan

| Desember 11, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-12-11T10:31:02Z



tegursapanews.com - Gerakan: Pada abad Ke-16, misionaris Katolik juga pernah melakukan hal serupa. Dalam menyampaikan misinya, mereka menempuh pendekatan Konfusianisme untuk menjangkau para penganut Konfusianisme. 


Matteo Ricci, misalnya, bermaksud mengubah keimanan sarjana-sarjana Konfusian melalui penyusupan nilai-nilai dan ajaran-ajaran Kristen ke dalam tradisi dan kebiasaan merdeka. 


Sedangkan sejumlah sarjana Konfusian yang kemudian menjadi pemeluk Kristiani, diantaranya, ialah Xu Guangqi, Li Zhi zao, dan yang Tinggyun. 


Sebelumnya, Ricci telah menghabiskan sebagian waktunya untuk mengkaji Konfusianisme klasik. 


Tinzhu Shiyi (makna sejati sang Penguasa langit) yang terbit sekitar tahun 1601 atau 1604 M adalah karyanya yang terkenal. 


Dia memakai istilah-istilah Konfusian, seperti wulun (lima hubungan manusia paling utama) dan Sangang (tiga prinsip yang membimbing), dalam memperkenalkan ajaran Kristen:


"Semua doktrin yang dapat membuat seluruh dunia menjadi damai dan mengatur negeri dengan benar tertuju pada prinsip keunikan. 


Karena itu, kaum arif nan bijaksana harus selalu menasihatkan para menteri untuk bersikap loyal, yakni dengan tidak memiliki raja, dan yang pertama dari 'tiga ikatan' dalam hubungan kemanusiaan adalah antara sang raja dan menteri. 


Bersambung..... 


Kedinding Lor Surabaya, Rabu -11 - Desember - 2024


Abdul Chalim CEO tegursapanews.com Sponsorship universal Institute of Professional Management (UIPM) 

E C O S O C


U I P M

×
Berita Terbaru Update